Blogger Widgets

DewaCakrabuana

"... demi Bung Karno, Jembrana, dan Rock n Roll!"

Renungan Ditengah Konser SID & PWG

"Thx... PRJ!"
Hai!
Perkenalkan, namaku Dewa Made Cakrabuana Aristokra. Panggil saja aku Dewo, sebagaimana teman-teman sejak TK memanggilku sampai sekarang. Tahukah kamu, kemarin aku baru saja menonton konser live Superman Is Dead setelah sekian lama?

Sekian lama... ya, lama sekali!
Dan konser kemarin -konser yang kutunggu-tunggu itu- jujur saja agak membuatku sedih. Sedikit sedih ditengah kebanggaan di dada akan kebesaran Superman Is Dead sekarang. Pekan Raya Jakarta jadi saksi pertemuan kami kembali. Bagian menarik dari pertemuan kali ini -entah karena panitianya memang lugu atau bagaimana- mereka menyepanggungkan SID dengan, ehm... Pee Wee Gaskins!!!


Panitia yang sangat berani, bahkan terkesan nekat, bukan?!

Baik, ini ulasan peristiwanya!
Pertama-tama, bayangkanlah sebuah lautan manusia beratribut Outsiders memenuhi bibir panggung dengan kaos, topi, bahkan poster besar pokoknya semua berbau Superman Is Dead. Nah, dimanakah anak Dorky, para fans PWG berada? Of course tidak ditengah-tengah massa hitam-merah ini, mereka ada di belakang. Dan massa berwarna-warni ngejreng dan terlihat masih belia sekali.

And the mad time begin!
Dimulai dengan MC yang (dibayar untuk) cerewet, dimana setiap mereka menyebut kata-kata tertentu langsung disambut koor "WUU...." dari penonton, sampai pada sesi wawancara pertama untuk PWG yang jauh dari khusyuk. Bagaimana tidak, lontaran teriakan "Anj*ing lo!!!", "Turun bang*sat!!!", dan sebangsanya meluncur dengan fasih dari penonton tiap mendengar kata "Pee Wee Gaskins", "PWG" maupun "Dorky". Belum lagi lautan jari tengah yang mewabah di udara. Outsiders malam itu kompak duduk manis, memberi pesan bahwa PWG yang dipanggung itu tak layak mendapat atensi.

Pokoknya, kalau kau menjadi PeeWee malam itu, kau akan menangis dan berlari pulang. Sambil menutupi wajah!

Aku pernah punya band, kami pun pernah diteriaki atau dimaki-maki. Itu memang kehidupan wajar bagi tumbuh kembang sebuah band, apalagi yang hidup ditengah massa penuh asap rokok dan bau alkohol. Karena itu ku tahu pasti, keadaan itu akan membuat perut para personel mulas-mulas. Persis seperti saat ku diteriaki oleh para pemabuk di Peanut Bar, Kuta dulu!

Sesi wawancara Pee Wee berakhir.
Tak lama kemudian, sesi wawancara SID dimulai. Lautan manusia yang tadi duduk manis serentak berdiri. Semua bertepuk tangan. Aku juga berdiri, sumringah. Pertanyaan MC mengalir seiring jawaban dari SID, dimulai yang nyleneh sampai yang serius. Tapi sebelum meninggalkan panggung, Ari Astina alias JRX mengambil microphone dan berpesan,

"...nanti jangan ada lempar-lemparan, ya. Atau kami pulang..."

Yeah... 
Sebuah ancaman?
Bukan juga. Sudah bukan rahasia lagi bila PWG manggung, berbagai material akan beterbangan ke arah panggung. Semua penonton bertepuk mendengar pesan damai JRX sang orator ini. Aku pun membatin, "bijak sekali kau, JRX... penonton membutuhkan kata-kata itu!"

Tapi bahkan pesan langsung dari bibir sang idola tak bisa menempel lama di dahi pemirsa!

Begitu PWG naik panggung, massa beringas dan lupa pada aksi duduk diam mereka! Berdiri, berteriak, mengumpat, mengacungkan jari tengah. Hellyeah, meski miris, aku masih manganggap ini oke-oke saja. Tapi -sayang beribu sayang-
mulai ada aksi lempar-lempar.

Hmm...
Panitia mungkin membaca bahwa suasana terlalu panas dan harus segera didinginkan. Secepatnya! Mulailah mereka menyemprot air. Aku awalnya kegirangan, berjingkrak di bawah semprotan air konser yang selalu menyenangkan sambil menari liar ala setan. Tapi ini kok makin deras, haha. Aku pun menyingkir agak ke pinggir. Ternyata semprotan itu sukses membubarkan kerumunan kesetanan secara halus. Tapi masih saja material-material beterbangan.

lagu pertama PWG berakhir...
... dan hal mencengangkan itu terjadi!!!

Aku tersenyum bangga melihat apa yang nampak di panggung saat ini...
Superman Is Dead, tiga pahlawan sejak aku masih ingusan 9 tahun lalu, muncul dari belakang panggung berasap dan berdiri di pinggir panggung. Gagah sekali! Susah payah aku mendongakkan leher agar bisa melihat mereka. Kemudian JRX dengan lantang berkata...

"...Kalian terserah berteriak atau mengacungkan jari apapun, tapi tolong jangan melempar sesuatu. Properti band kesayangan kalian juga bisa jadi korban. Hargai band mereka, biarkan mereka menjadi diri mereka sendiri. Menjadi diri sendiri itu tidak mudah, dan usaha itu harus kita hargai..."
kata-kata selanjutnya tak kudengar jelas, karena tepuk tangan dan elu-elu membahana terdengar lagi. Ending orasi sang drummer dapat kutangkap sedikit...

"... jangan bikin malu kami..."

Yeah...
Pee Wee kembali melanjutkan bernyanyi, dan benda-benda beterbangan lagi. Aku terus mengacungkan jari tanda piss ke udara, meski orang-orang yang sibuk mengacungkan jari tengah memandang murka padaku. Aku tak peduli... karena memang itu yang ada di hatiku, itu yang ingin ku sampaikan. Sebuah jari tanda damai!

Saat asik mengacung jari, orang disebelah kiri ku -yang sejak tadi memperhatikan- mendadak bicara...

"nggak aneh kok bro. Yeah, inilah hidup sebuah band!"
Hah? Aku bingung, antara orang ini berbicara padaku, atau ia berbicara dengan dirinya sendiri.
"Ingat SID awal-awal muncul dulu?" ia bertanya retoris padaku, "bahkan lebih parah dari ini! Dilempari botol air kencing, panggungnya dibakar, dan lain-lain"

Teman disebelahnya mendengarkan, dan menyela, "Tapi PWG tu songong, bro! Tadi anak dork diluar mukulin anak kecil yang berbaju SID"
Ia senyum saja.
"Emang lo liat? Ah, gosip mah biasa. Dulu SID juga digosipin anti sama etnis Jawa, punya tatto fuck Java, kan? Tapi terbukti itu gosip doank. Kalo niat benci emang dapet aja lah alasannya"
...
Mereka berdua asik berdiskusi lagi, sementara aku sibuk dengan pikiranku. Di depan, Pee Wee Gaskins sedang menyanyikan "Dari Mata Sang Garuda" dengan latar bendera merah putih dan Garuda Pancasila. Sayangnya masih ada yang mengacungkan jari tengah.

Pikiran melayang dengan adegan flashback, awal ku berkenalan dengan Superman Is Dead...
* * *


Sejak kelas satu SMP, Superman Is Dead sedang muncul-munculnya dengan album Kuta Rock City. Bahan kekasihku kala itu bercerita bahwa ayahnya disuruh membeli kaset Peterpan malah beli album Kuta Rock :o ! Tapi yah... perjanannya tidak mulus. Banyak yang mencibir, dari masalah etnis tadi, sampai ke mengungkit-ungkit skill.


Tapi aku kala itu terpukau. Kagum!
Mulailah aku teratur mendengarkan album ini secara intens lewat kaset tape yang legendaris. Artwork albumnya juara! Merah dengan gambar bergaya stempel hitam. Seketika lelaki di SMP 1 Negara jadi suka mengkancing kerah baju teratas dan berambut mohawk, biar mirip JRX katanya. Aku pun berusaha keras belajar lagu "Kuta Rock City", karena band ku akan membawakannya di panggung sekolah yang biasanya dipenuhi pop Bali, haha :D ! Banyak yang mencibir, tapi disanalah serunya. Seru menjadi pemberontak, seru punya pendirian musik dan lifestyle, serta seru menjadi minoritas.

Bagaimana tidak minoritas?
Dulu SID dicap sebagai band biang rusuh. Tiap konser selalu menyerempet bahaya. Dan kami, sekelompok anak desa tetap memberi dukungan penuh. Demi Kuta Rock City, demi Ephedrine King, demi Burn for You, demi Disposable Lies, dan segala demi-demi lain. Ditengah lautan pencibir, kami pemberontak. Dan itu sangat menyenangkan. Punk dan perlawanan terhadap budaya mainstream selalu menjadi pasangan manis, bagaikan kopi dengan pisang goreng di pagi terakhir sebelum hari kiamat;
anggun nan horor!

Bukankah perasaan berdiri tegak menantang itu juga sedang bergemuruh di dada adik-adik dorky dibelakang sana sekarang? Mereka sedang melawan arus mainstream yang benci PWG dengan datang ke arena PRJ lautan outsiders. Bagaimana aku tak respek pada orang-orang pemberontak macam ini?

Aku dulu bangga menjadi muda beda dan berbahaya. Kini, Superman Is Dead sudah besar. Tak ada lagi lemparan, hujatan saat pentas, apalagi bensin dan obor untuk menyulut panggung. Kini ada kata "outsiders" yang menjadi sahabat SID di setiap pestanya. Namun, di malam gelap dengan panggung gemerlapan ini, aku, Dewa Made Cakrabuana Aristokra, pengikut setia Superman Is Dead sejak nyaris 10 tahun lalu merasa rindu akan sesuatu.
  • Mengapa kini ada orang yang mengaku cinta SID justru melempari band lain?
  • Mengapa kini ada orang yang mengaku cinta SID justru menghujat band lain ditengah pentasnya?
  • Tidak kah mereka belajar sesuatu dari perjalanan penuh keringat dan darah band pujaannya ini?
  • Mengapa mereka justru melakukannya pada orang lain?
Aku bingung...


* * *


Kesadaranku kembali ke dunia nyata, ditengah-tengah panggung megah Pekan Raya Jakarta lagi. SID memperkosa panggung dengan luarbiasa berandal. Semua berjingkat, semua sumringah, semua berdansa setan, dan aku ikut dengan mereka. Ikut kesetanan! Entah ini memang benar atau hanya perasaanku saja, orang-orang yang tadi memandangku tajam karena mengacungkan tanda piss ke udara -mungkin aku dianggap dorky-
 kini menari-nari liar dan menjadikan aku semacam target operasi. Kunikmati saja sambil basah kuyup.
Kuperhatikan mereka...
pantas mereka bisa membenci band lain sementara mengaku cinta SID.

Mereka baru-baru saja cinta, terbukti mereka sibuk menari liar menjadikan tubuh penonton lain sebagai samsak hanya berbekal sedikit lagu. Album Black Market Love, mereka seru berjingkat. Album Angels and Outsiders, apalagi! Namun begitu intro lagu Vodkabilly terdengar, mereka diam.

Giliranku beraksi!!! Sekarang!!!

Kuteriakkan liriknya sambil menari liar. Malam gelap dingin mencekam, kesepian serasa ingin berontak!!! Ini lagu yang mengawal tumbuh kembang hidupku, bahkan kapan saat JRX memukul kepala ride nya pun ku tahu pasti. Dilanjutkan dengan Kuta Rock City, kuteriakkan lagi liriknya sambil berjingkat! With the engine running fast! Seketika mereka memandangiku, orang yang mereka kira Dorky. Yeah, aku menikmati hentakkan lagu PWG, aku bahkan suka sekali lagu "Berdiri Terinjak", so fuckin what??? Dengan begitu berarti aku tak boleh mencintai SID? Atau kalau aku mencintai SID berarti harus meneriaki PWG dengan kata-kata kotor? Atau dengan membenci PWG, kalian merasa menjadi lebih "outSIDers" dari yang lain?

Ini aku, ini cintaku pada sekelompok pemuda pemabuk yang berevolusi perlahan menjadi aktivis lingkungan dan keberagaman sekarang. Lalu apa yang dilakukan "para pecinta SID" itu didepanku kini?
Jauh....

Jauh dari pesan lagu Luka Indonesia yang mereka teriakan bersama-sama. Mereka satu nusa satu bangsa namun masih saling hina. Aku kecewa, dan JRX juga kecewa. Lihat tweet-nya ini

JRX_SID: Sama. Mudah2an aksi lempar2an itu berakhir di PRJ & ga terulang lagi RT @kkhancuteunyu: JRX, semalem kecewa sama Outsiders nya :(
JRX_SID: Atas alasan apapun, melempari sebuah band yg sedang manggung gak akan menjadikan kalian seorang pemberontak.

ahh... SID...
aku rindu kebersamaan kita yang dulu saat kita masih jadi minoritas. Namun apapun yang terjadi, selalu sebarkan pesan damai seperti tadi. Aku salut saat kalian berdiri gagah di pinggir panggung. Makin tinggi nada melodi gitar, maka makin lebar pula neck-nya, makin besar kejayaan, makin besar pula tantangan yang akan dihadapi. Seperti pesan kalian saat fans facebook mencapai 1 juta. Aku tau lewat lagu, tindakan, dan tweet kalian sedang berusaha menularkan nilai-nilai positif.

Maju terus SID...
Untuk PWG, dorky, atau siapa saja diluar sana yang sedang memberontak arus, hormatku padamu! Teruslah berdiri terinjak hadapi hidupmu, dengan semangat berdiri tegak menantang yang tak pernah menyerah dan tak mau mengalah!

bagi kita sesama outSIDers, ingat lagi pesan Superman Is Dead, band yang kita banggakan bersama. Jangan bermusik dengan fasisme. Jangan buang-buang energi dengan membenci. Ayo bangun dunia di dalam perbedaan. Bhinneka Tunggal Ikka, in rock n roll ways! Resapi apa lirik yang kalian teriakkan, dan kalian akan tahu bahwa SID itu liar bagai kuda gila, nasionalis bagai burung garuda, dan cinta kedamaian bagai Mahatma Gandhi!

Salam Rock n Roll!!!

*Dewa Made Cakrabuana Aristokra*
Pemberontak, Nasionalis, dan Penuh Kasih ;)

278 comments:

  1. Keren...!!! Kita sependapat Bli...

    ReplyDelete
  2. gw gak liat PRJ
    tapi gw suka tulisan lo

    sama kayak lo, bgitu Vodkabilly mulai, sekitar pada sunyi

    ReplyDelete
  3. gue bukan penggemar keduanya, tapi tulisan lo bagus man, dan banyak fakta yang harus kita hadapi dan benahi. kaya : kita satu bangsa tapi saling menghujat. kalo di lihat bangsa lain malu dong :)

    well, semoga ke-depan nya , Indonesia bisa akur :D

    ReplyDelete
  4. agree brother...aq juga pernah ngalamin dilemparin sampah wkt mainin SID&GreenDay pas scene tempatku lg demam2nya rn'b dulu(2004an) haha begitulah para punker wannabe,..adanya sok brutal and act like a shit etc...
    eniwe buat tagline yg km buat,aq haturkan salam satu jiwa...natio-socialism rock n' roll...
    arin sampah wkt mainin SID&GreenDay pas scene tempatku lg demam2nya rn'b dulu(2004an) haha begitulah para punker wannabe,..adanya sok brutal and act like a shit etc...
    eniwe buat tagline yg km buat,aq haturkan salam satu jiwa...natio-socialism rock n' roll...

    ReplyDelete
  5. ARTIKEL YANG HEBAT BRO !!
    KEEP POSTING ABOUT SID !!

    ReplyDelete
  6. satu nusa satu bangsa satu nusa saling mangsa
    satu nusa satu bangsa cukup sudah saling memangsa

    superman is dead - luka indonesia

    #sangat dalam dan luas arti dari lagi itu..

    ReplyDelete
  7. KUTINGGALKAN PESAN INI AGAR KITA TAHU""INDAHNYA PERBEDAAN""

    ReplyDelete
  8. SID gw tau dari SMP,pas di lagu vodkabilly...
    setiap pulang sekolah gw nyanyiin kenceng² sambil naek sepeda...
    PWG,,hmmm yang gw tau cuma tentang gosipnya aja...
    karyanya gak nyangkut dikuping gw,,,(no offense)
    lagu keras gw gak suka,,cengeng apalagi...
    gw sih realistis aja,,dan menurut gw soul dari realistis gw ada di reggae,,,
    penuh pesan,,makna,,sanjungan,,pendapat,,cinta,,perdamaian,,semuanya ada dsitu...
    so for the pieces ! sayin' WAR (no more trouble)

    ReplyDelete
  9. much respect bli, saya yang juga seorang outsider miris sekali melihat perilaku saudara-saudara kita akhir-akhir ini.. emang ini harus mendapat perhatian khusus demi terjaganya band idola kita Superman is Dead dan demi perdamaian tentunya..

    ReplyDelete
  10. thumbs up!! keep on rock \m/

    ReplyDelete
  11. i'm not a dork, yet an outsider
    tapi saya suka perbedaan, i know how hard it is being different
    saya juga pemberontak, i know how fun it is being rebel
    dan saya penikmat musik, no, i'm not, i'm addicted to them, worse than to alchohol

    oh yeah baby, i love ur post.

    -anita-

    ReplyDelete
  12. gw suka tulisan lo

    ReplyDelete
  13. "Mereka baru baru saja cinta" , the best word i read

    ReplyDelete
  14. Meski tak begitu intens dengan SID pasca menikah, tapi mereka satu"nya yang Bali miliki hingga kini tanpa pergantian personil.

    ReplyDelete
  15. so inspiring, bli dewa!
    semoga banyak yang baca. :)
    *terharu mengebu2 saya membacanya. hehehe

    ReplyDelete
  16. begini seharusnya outSIDer!!!

    ReplyDelete
  17. penuh emosi dengan kata2 yang membuat perih melihat knyataan yang ada sekarang...

    ReplyDelete
  18. Wawww.... mantab...
    I liked this article ^.^ & I Love SID

    ReplyDelete
  19. keren nih,..
    gw sering ngalamin jg,..

    ReplyDelete
  20. sedikit orang yg mampu berpikir dewasa sepertimu...

    salut aku bli...

    ReplyDelete
  21. great inspiration 4 rock 'n roll in the world...

    ReplyDelete
  22. Sama bro, di setiap kesempatan saya, saya selalu meyakinkan teman2 osd untuk tidak menjadi penghujat, dan itu sia2 karna penikmat musik sid bukan hanya orang2 pintar , ada ribuan osd berpemikiran dangkal ..

    ReplyDelete
  23. Bli...hehe..memang..bukan cuma anda yg merasakan hal2 tsb..jujur aja..underground memang dah mendarah daging di hati kita..jadi waktu band yg kita support swaktu msh menjadi minoritas..kita anggap sebagai org2 dlm barisan..dan swaktu ade2 itu jg berontak dan support sid di waktu mereka berjalan di label mayor..kt memang lebih merasa tersingkirkan..nikmati aja dg cara kita...dg cara pandang kita..kita tau..dlm hati kita kok..jujur aja..underground memang dah mendarah daging di hati kita..jadi waktu band yg kita support swaktu msh menjadi minoritas..kita anggap sebagai org2 dlm barisan..dan swaktu ade2 itu jg berontak dan support sid di waktu mereka berjalan di label mayor..kt memang lebih merasa tersingkirkan..nikmati aja dg cara kita...dg cara pandang kita..kita tau..dlm hati kita kok..

    ReplyDelete
  24. salut gw bli buat outSIDer kaya lo, yang saling menghormati :D


    -ARDAN_CHOA-

    ReplyDelete
  25. salut bli, kata²nya ngena banget.

    ReplyDelete
  26. Setuju bgt Mbli aq suka kata2 mu...
    hidup berdampingan diantara perbedaan itu indah

    ReplyDelete
  27. Salam dari pemberontak!
    Tetap Berdiri Tegak Menantang

    ReplyDelete
  28. outSIDer sejati!!!

    ReplyDelete
  29. menyentuh
    bener2 dapet,..

    ReplyDelete
  30. Bli...hehe..memang..bukan cuma anda yg merasakan hal2 tsb..jujur aja..underground memang dah mendarah daging di hati kita..jadi waktu band yg kita support swaktu msh menjadi minoritas..kita anggap sebagai org2 dlm barisan..dan swaktu ade2 itu jg berontak dan support sid di waktu mereka berjalan di label mayor..kt memang lebih merasa tersingkirkan..nikmati aja dg cara kita...dg cara pandang kita..kita tau..dlm hati kita kok..jujur aja..underground memang dah mendarah daging di hati kita..jadi waktu band yg kita support swaktu msh menjadi minoritas..kita anggap sebagai org2 dlm barisan..dan swaktu ade2 itu jg berontak dan support sid di waktu mereka berjalan di label mayor..kt memang lebih merasa tersingkirkan..nikmati aja dg cara kita...dg cara pandang kita..kita tau..dlm hati kita kok..

    ReplyDelete
  31. mantep... gini harusnya outSIDer itu... nice words dude...

    ReplyDelete
  32. Nice post bro.. :)

    Gini nih yang namanya outsider :)

    kunjung balik bro http://sayalogan.blogspot.com/

    ReplyDelete
  33. tulisanmu sungguh bermakna brow....salut!!

    ReplyDelete
  34. merinding gua baca ny...
    kara tulis yang amat sangat bagus..
    nuice..
    :D

    ReplyDelete
  35. Manta, Mereka ngak pantas sebagai Outsiders..., Krn ngak memiliki jiwa sbagai Outsiders..., Sama dengan saya SID masuk ke kepala gue sejak kelas 1 SMP... tpi aku di SUL-sel...

    ReplyDelete
  36. idealis. lanjutkan kawan

    ReplyDelete
  37. Gue yakin inilah maksud dari para tiga pahlawan kita

    ReplyDelete
  38. I like this, btw saya adalah masanya Shaggydog, semoga dork dan outsider bisa berdamai layaknya doggies dan outsider sekarang

    ReplyDelete
  39. beginilah seharusnya OSD bersikap! dengarkan lagu2 SID resapi maknanya, maka OSD yang suka melempar-lempar akan malu betapa mereka tidak mengerti perjuangan SID. Cheers bli!

    ReplyDelete
  40. Perasaanku naik turun baca post ini...
    Nice post bro...
    Tamparan manis bagi fans karbitan...
    dan aku pun rindu,, rindu menonton SID lagi...
    Tak perduli dgn f*ck java, dll...
    Aku suka lagunya, aku suka iramanya..
    Aku suka.. Itu saja...

    ReplyDelete
  41. gag taw knp ada rasa lain di 'dada' membaca tulisan ini ,,
    awesome ,,,

    ReplyDelete
  42. saya tau arti perbedaan,,makanya saya tau SID..saya suka SID..

    Rwebineda Itu yang diajarkan dulu..

    ReplyDelete
  43. Jeg nyakcak.
    Tunjukkan bahwa kita bisa berdamai.

    ReplyDelete
  44. Wow,,, nIce job Dude!!! You Can open my mind,,, :)

    ReplyDelete
  45. only a true outsider always support you wherever SID are ... continue achievements, your power and never give up ...

    ReplyDelete
  46. kita cuma bisa berharap gak akan terjadi apa-apa..

    seperti pepatah "pohon yang semakin tinggi & besar semakin besar angin yang menerpanya".

    ReplyDelete
  47. bagus bgt isinya ^^ merinding aku baca artikel ini ... salut deh sm dewo .. d(^__^)b two thumb for U ...

    ReplyDelete
  48. yg ngaku anak Garuda pasti mikirnya seperti ini..

    gw suka gaya loe..

    salam outSIDers dari Buleleng

    -suksma-

    ReplyDelete
  49. ini baru manusia yg layak di hormati *angkat topi

    ReplyDelete
  50. mantabbb.. i love this article.. :*

    ReplyDelete
  51. bner jga bro...satukan langkah kita

    ReplyDelete
  52. ada 'rasa' di dada yg ingin keluar baca tulisan ini , mntaabbb bli .

    ReplyDelete
  53. keren bro.. andaikan para Outsider baru memiliki pemikiran kayak lo.. gw yakin bli2 SID akan bangga

    ReplyDelete
  54. wah ane bner2 stuju dengan agan..
    'Jangan buang-buang energi dengan membenci. Ayo bangun dunia di dalam perbedaan. Bhinneka Tunggal Ikka, in rock n roll ways!'

    ReplyDelete
  55. YAH KITA MASIH HARUS BANYAK BELAJAR TENTANG HIDUP, SUPAYA TIDAK ADA GENERASI SOK PALING HEBAT

    ReplyDelete
  56. gua bukan penggemar kedua nya, tapi salut buat artikel ini, menarik, positif, good bro !!
    keep Fun ROCK n ROLL \m/

    ReplyDelete
  57. setuju sama lo...gua suka sama SID dari dlu...walaupun g tergabung outsider...tapi gua suka lagu2ny yg jujur...

    gua jga suka sm PWG yg datang dengan style mereka sendiri...g jadi follower.....
    jadi inget sm SID....

    tapi yg jlas gue ska sm tulisan lo....

    ReplyDelete
  58. i like ittt.....
    selalu menghormati mesti benci....

    ReplyDelete
  59. tulisan yang sangat cerdas, tajam, dan damai,

    saya seakan berada di suasana konser itu.

    SID telah beranjak dewasa, dengan semangat damai. :)

    Saya juga suka beberapa lagu PWG.

    Saya menikmati musik, tidak berniat tergabung dengan fanbase tertentu, daripada bawa2 nama fanbase hanya untuk sok sok-an.

    Semoga kita makin dewasa,

    seperti dikatakan di lagu SID...

    Outsiders menghormati dan selalu dihormati. :D

    ReplyDelete
  60. gua ijin nge share ya bli

    ReplyDelete
  61. maaf kalo dobel post...

    ini dewa temennya tupang(yohanes adi bagus krisna) ya??

    http://frozenfor7second.tumblr.com/post/6185225630

    saya temen tupang juga. salam kenal ya :D

    ReplyDelete
  62. saya merinding sekaligus nangis baca ini......

    Terimakasih bli....
    tulisan bli mengingatkan kita......

    satu nusa satu bangsa...
    jgn saling memangsa
    -Gbu-

    ReplyDelete
  63. Walau beda aliran Musick tetap 1Jua...

    ReplyDelete
  64. nice , aku suka tulisanmu bli!

    ReplyDelete
  65. gw dateng juga waktu di PRJ..

    kasian sama party dork nya di bantai sma outSIDer di belakang..


    cinta damai...

    outSIDer JAKBAR...

    ReplyDelete
  66. kata2nya bagus banget , bli ..

    ReplyDelete
  67. Mantap ...
    Nyesel pulang telat ke pemalang. Gax liad SID manggung.. Ah.. Kpn nih wa bsa liat SID secara live-



    _legions_

    ReplyDelete
  68. RESPECT!!!!

    saya merasakan sakit hati yang sama, ketika dulu saya melihat penonton yang melemparkan segenggam tanah liat di depan muka SID yang sedang bernyanyi...

    ReplyDelete
  69. keren beud brath....
    lo bner* outsider sejati.....
    indah hidup dlm perbedaan...
    hidup sling menghormati.... :)

    salam silang tangan dr gw....
    cheerz....

    ReplyDelete
  70. gw salut dan terharu melihat tulisan keren lo bro, tp jujur, ga stiap outsider punya pemikiran dewasa seperti lo, yeaah, setidaknya gw tau 1 dianatara banyak itu ada jiwa seperti lo, ^^

    ReplyDelete
  71. THANKS...SETIDAKNYA UNEK2 SAYA SELAMA INI SUDAH TERSALURKAN LEWAT TULISAN BLI...:)

    HAMPIR 99% AKU SEPENDAPAT, YANG 1% HANYA EGO SAYA...HEHEHE

    DAN KITA HAMPIR SEUMURAN KAWAN, SUKA SID PADA SAAT JADI MINORITAS, WAKTU AKU SMP DULU...TETAPI DISINI IKLIMNYA LEBIH MENANTANG, DI JAWA YANG SAAT ITU MASIH SANGAT RESISTAN SAMA YANG NAMANYA SID...:)

    ReplyDelete
  72. sad sad sad..
    tulisan yang menyentuh hatii..
    we are outsider.

    ReplyDelete
  73. Keren bli.... menurut aku, anak2 yang mengaku "OutSIDer" sekarang cuma anak2 muda belia yg baru tahu SID kemrin sore, mereka tak tahu sejarah SID, yang mereka tahu dan mereka mau cuma eksistensi. mereka hanya ingin berlindung di balik gagahnya nama SID untuk berlaku anarkis dan cenderung kriminal, miris!!
    pengalaman pertama ntn SID kemarin pas di jogja juga sama, ana2k yg berbaju seragam OSD hanya menari di balut alkohol yg menyengat mereka bahkan tak tau brg sebait lagu SID, yg aku kagum hanya anak kecil yang berdiri di smpingku dia malah hafal hampir semua lagu2 yg SID nyayikan kita pun bernyanyi bersama di tengah krumunan masa pecinta dangdut yg berbaju OSD... mereka terlihat lebih dari seorang banci pecundang yang berani karena ALKOHOL..... chersss....

    ReplyDelete
  74. ga banyak orang yg berwawasan luas seperti elo bro....gw salut bgt ma elo,sebagai orang bali yg ber open minded and nasionalis merasa betul2 menjadi bagian dari bangsa indonesia in dimanapun anda berada,i grew up in bali aku orng jawa sudah 20thun lebih di bali,bisa bahasa balli fasih alus,kasar,cinta adat istiadat budaya bali hingga aku udah berkecimpung bergumul melakukan upacara2 rahinan yg layaknya dilaksanakan oleh semeton2 bali
    tapi sayang.....setiap mereka tahu aku bukan orng bali asli mereka memandangku dengan mengernyitkan dahi..........?sesak nafas kenapa mereka ga bisa terima aku dgn lapang dada?diskriminasi ada disni,aku mencoba sabar dan mengerti aku yakin masih ada orng kyk dewa yg berwasawasan luas dan tidak menilai negatif pada orang lain hanya karena dia bukan berasal dari golongan atau sukunya ato sesama agamanya
    itulah ciri khas dari ajaran leluhur yg bijaksana yg menghargai keberagaman untuk satu hidup yg berjalan dgn keharmonisan
    tan hana dharma mangrwa
    tidak ada kebenaran yg mendua
    BHINEKA TUNGGAL IKA
    bravo tuk dewa chakrabuana
    rahayu_/\_

    ReplyDelete
  75. jos.. maju terus musik indonesia
    pemaen bandnya aja rukun masa fansnya enggak!!

    ReplyDelete
  76. mantap bli ..
    w suka tulisan luu .
    semoga aja indonesia bisa akur n gak rusuh lagi ..
    somoga outsiders n dorky bisa akur MAN ..

    ReplyDelete
  77. Salut gw,, keep your peace song Guys..
    Gk ada batasan buat berkreasi.... Jadi diri sendiri dengan jati diri yang minoritas lbh mulia dripada meniru karya orang lain demi popularitas... SID we are out sider...

    ReplyDelete
  78. yap saya juga bingung dengan pemikiran mereka yang anti atau jadi pembenci terhadap satu band, apalagi dengan membawa nama Outsider, sungguh miris, dan mungkin benar kata bli mereka mencintai baru2 ini, dan semoga mereka bisa "melek" karena apa yang mereka perbuat itu salah,
    cheers

    ReplyDelete
  79. takjub sama artikel ini . nice :)

    ReplyDelete
  80. yeah ! gw suka gaya lo !

    ReplyDelete
  81. satu nusa satu bangsa namun masih saling hina.kalimat tersebut make me understand what it mean difference . nice guys. visit my blog http://cremeses.blogspot.com

    ReplyDelete
  82. Tulisan panjenengan sae sanget mas ...
    Kulo meniko njih outsaider saking enem ngantos sakmeniko dados ibu2 ... Outsaiders sejati meniko kedahe kados panjenengan PEMBERONTAK UNTUK HAL YG TIDAK BENAR,NASIONALIS DALAM BERNEGARA JUGA PENUH KASIH DAN SALING MENGHARGAI PERBEDAAN ...!!!

    ReplyDelete
  83. wah gue merinding baca nya bro.. tetep support kami ya (DORKS & PEE WEE GASKINS)

    I ♥ SUPERMAN IS DEAD
    I ♥ PEE WEE GASKINS !

    ReplyDelete
  84. gue mpe nagis broo

    keren banget bangaet

    thankk masivv

    ReplyDelete
  85. KEREN ! salam satu jiwa dari punker seminyak !

    ReplyDelete
  86. Nice Post ! :D saya bangga ! Bhineka Tunggal Ikka in Rock n roll ways \m/

    ReplyDelete
  87. mantabz brad. . .
    Gw slankers cirebon pun spndpat. . .
    Salam damai, just rock n roll .::

    ReplyDelete
  88. Tulisan Lo Sependapat Bnget Ama gwe... Dulu gwe Hate Banget Ama Ni band gara2 Atittude Playernya tapi Apresiased Ama lagu2nya YanG ngepunk Bnget Dan beda Ama Lagu2 BAnd Yang lain... Dan SekaranG SID Jadi band besar ... Semoga PWG Ga seperti SID karena PWG Di bentuk Bukan Karena rebel Tapi Karena Proyek Duit.... SID Dulu Di bentuk karena Rebel Yang Manawaktu itu emang kayak kita2 gini Bosen YanG ama namanya Dominasi POP Yang sangat ngebosenin... Siippp dah pokoknya Ama Tulisan Anda Boss....

    ReplyDelete
  89. Trima kasih bli karna sudah membuka mata hati saya yang tertutup,karena selama ini saya pikir PWG bkn band yg layak untuk berkarya,trima kasih bli,dan trimakasih juga karena telah memberikan motivasi untuk selalu hidup dalam DAMAI !

    ReplyDelete
  90. Satu Nusa Satu Bangsa Satu Pendapat!
    We Are Real OutSIDer!

    Pemberontak dan Minoritas..
    dawnz17

    ReplyDelete
  91. ini baru pandangan seorang Outsider sejati. Tau apa yang dimaksud oleh SID! Salut!

    ReplyDelete
  92. w suka bgtz comrade dengan tulisan lo...
    salam kenal dari ku edza

    ReplyDelete
  93. gw suka tulisan lo bli... angkat topi buat outSIDers kaya lo.. tulisan lo cukup menampar orang2 yang hanya mengaku outSIDers..

    we are outSIDers..
    ady

    ReplyDelete
  94. mantap!! biar gw gk lihat SID en PWG tampil,tp gw bisa merasakan kondisi itu dr tulisan elo...,tulisan yang baguss.

    ReplyDelete
  95. nice word,,,,,,,, tiyang bangga ajak tulisan beline,,,,,

    ReplyDelete
  96. Sepaham kawan...Bhinneka Tunggal Ika...

    ReplyDelete
  97. Saya hadir malam itu dan...yup! saya kecewa sekali dengan para outSIDers malam itu, saya setuju dengan yg anda bilang:"mereka baru saja cinta" karena yg saya dapati memang demikian, banyak dari mereka yg tidak hafal lagu2 SID.

    ReplyDelete
  98. Whahahahaha,,, Nice!!! Ngiring NGajeng dumun untuk outsIders yang Masi berpkir primitif,,,

    ReplyDelete
  99. salut buat lo, semoga yang lin ngikuti tindakan lo. damai :)

    ReplyDelete
  100. damai itu indah perbedaan itu asik :) heal.

    ReplyDelete
  101. ,,keren braders, , , ,
    ,,mari bersulang untuk Superman Is Dead n outSIDers, , , , ,
    ,,CHhhEEEEERRRRSSSSS

    ReplyDelete
  102. Artikel yang baik.
    Maju terus kita bersama melawan arus masyarakat, berani tampil beda dari selera masyarakat yang cenderung "sempit dan membosankan".
    Hidup, band Punk Indonesia.
    Salam damai untuk Outsider se-Indonesia
    By Satria Dork

    ReplyDelete
  103. KEREEEEEEEEENNNNNNNNNNNN........!!!!!!!
    BACA INI SERASA ADA DISANA.
    SALUT ....!!!
    NGPAIN JUGA QTA KAYA GTU GX SUKA BUKAND BRARTI BISA MENGHUJAT KAN...!!!!
    CHREEZZ
    LDR SMI.

    ReplyDelete
  104. Gw suka . . . pelajaran yg baik adalah berawal dari kekalahan karena beljr dri kekalhan lah suatu awal kebangkitan. cinta dan saling menghargai awal dari kesuksesan menuju perdamaian . . . amin, Bravo SID.

    ReplyDelete
  105. stelah membaca tulisan anda,saya seperti melihat diri saya dalam cermin, yah meski saya belum pernah liat SID sama PWG maen dalam 1 stage. membenci band orang bukan berarti harus melempari mengacungkan midle finger atau apalah. saya tidak yakin dg mereka yg melempari PWG adalah outSIDer dg SID di dadanya, mungkinkah mereka lupa apa itu outSIDer?coba tebak siapa yg sedih disini?jelas mereka yg mengerti indahnya perbedaan !!!! cheers :)

    ReplyDelete
  106. waw.. Vodkabilly.. salah satu lagu favorit gw.

    ReplyDelete
  107. Gw gak suka PWG, tapi gw suka SID..

    ReplyDelete
  108. Itulah mereka yg hanya menjadikan musik sbagai ajang cari ribut bukan sbg ajang cari kawan dan persahabatan

    ReplyDelete
  109. Merinding aku bacanya.,

    ReplyDelete
  110. sumpah...keren banget bli...kata2 yang ini "Maju terus SID...
    Untuk PWG, dorky, atau siapa saja diluar sana yang sedang memberontak arus, hormatku padamu! Teruslah berdiri terinjak hadapi hidupmu, dengan semangat berdiri tegak menantang yang tak pernah menyerah dan tak mau mengalah!"

    maju terus SID salam outsiders bandoeng..

    ReplyDelete
  111. w gk dateng,,

    tapi w suka tulisan dan sikap u yang dewasa....

    ReplyDelete
  112. mungkin "lagu punk hari" ini harus remix jadi "outsider hari ini" ya broo.. LOL

    btw , im outsider since kuta rock city too :)

    ReplyDelete
  113. eh, aq nak DORK, aq salut ma outsider kayak bli...
    aq bukannya mau jelek"in Outsider di comment ini, tapi aq ngerasa outsider yang ada sekarang ini cuma "outsider abal-abal"... aq berhrap bgt ma post ini moga bisa buka mata anak" DORK sama OUTSIDER...
    Piss\m/ n damai Indonesiaku, pada dasarnya pee wee sama SID sama" berjiwa "outsider"!!!

    ReplyDelete
  114. salut bwat kta'a Bli..

    ReplyDelete
  115. mantaaaaaaaaaaap ! GAGAH !

    ReplyDelete
  116. Karena semua manusia mempunyai pendirian dan kekuatan masing masing dan penilaiaan yang berbeda trerhadap sesuatu hal ...

    by : NIDJIHOLIC >>TPDAS

    ReplyDelete
  117. Keren tulisannya Bli!! :))

    ReplyDelete
  118. cheeers bli..
    se7..

    ReplyDelete
  119. bergaiarah sekali saya membaca postingan anda!!!

    ReplyDelete
  120. w penggemar SID juga. w salut ma tulisan lo...moga ini bukan hanya tulisan semata. Mari berjabat tangan kita sama kita sebangsa setanah air INDONESIA. Jauhkan anarki bangun GARUDA dengan saling menghormati sesama. piss
    THE JOKAM BULUNGAN

    ReplyDelete
  121. nice...

    lamun mekejang osd berpikiran seperti anda..
    mungkin keseragaman bermusik makin indah.. :)

    ReplyDelete
  122. gw ga terlalu maniak sama SID..
    tp kalo sama PWG gw no comment ..
    GW SUKA JALAN PIKIR LO BUNG !!

    2 JEMPOL TEMAN..

    CHEERS !

    ReplyDelete
  123. oke....... oke........ outsider yang bijak....... bola hitam 8 buat kamu.............

    ReplyDelete
  124. Emosi Bergejolak yang sama saya rasakan ketika Pertama Kali SID datang ke Malang.

    Hampir 5/6 tahun yang lalu tapi memori nya masih teringat sampe sekarang,ketika bertemu dengan JRX di belakang panggung setelah cek sound,

    Sebuah Keramahan khas dari seorang,sama persis ketika bertemu di Poppies Line setaun sebelumnya.

    Dan malamnya, pesta pun dimulai, Dome bertingkat pun seakan runtuh dengan mossing Punkers Malang.

    Tetap sama seperti sekarang, menilik dari postingannya di FB/Tweet.

    Punk is Soul Not A Fashion Tips....

    ReplyDelete
  125. sungguh terpukau saya melihat tulisan kamu bro. . .

    ini pelajaran buat para outsider
    cheers

    ReplyDelete
  126. keren kak.... setuju bgt dah...

    ReplyDelete
  127. dewa,gw suka gaya lo...

    ReplyDelete
  128. KEREN ! sadarkan para OSD yang baru saja cinta itu dengan tulisanmu itu kawan ! CHEERS !

    ANGKAT GELAS KITA BERSULANG !

    ReplyDelete
  129. My Song : "PERBEDAAN hanya lah sebuah nama yg dapat menghacurkan segalanya" , kemuakan dan kemunafikan mereka yang tak suka dengan music kami,menghancurkan segenggam CITA CITA, harapan dan impian,... (gw bikin lagu ini karena selalu di bedakan di hina di injak,gw terlahir tanpa sebuah pilihan,Dan gw selalu terhentikan oleh tirani kekuasaan,kenpa gw bikin lagu perbedaan karena terkadang MANUSIA TAK PUNYA OTAK ... sakin histeris oleh PERBEDAAN,MEREKA SEMUA BAHKAN BISA MERUSAK APA YANG ADA DI DEPAN MATA MEREKA) DAN gw pun terinfirasi oleh S.I.D,knpa dia menciptakan kata" indah untuk di dibaca dan di kenang,sepanjang masa.. KARENA GW yakin mereka semua tahu apa arti PERBEDAAN,ucap kan kata" gw Mulai sekrang dan detik ini gw bersumpah kepda tuhan,untuk diri gw,orang tua gw yg telah melahirkan diri gw,SUPERMAN IS DEAD,serta PERSONIL GW Art Man,Ridzal N SkateandPunk,,,kami AKAN berdiri bertiga akan meneruskan PERJUANGAN MU Superman Is Dead ... SAMPAI TAK SANGGUP LAGI UNTUK BERNYAYI (BERARTI MATI) !!! .................. thx,keep smile. MY BAND : PLUS MIN'E 126...

    ReplyDelete
  130. Salut buat tulisan ini.,
    tak ada yang beda dalam musik.,
    nada dan irama itu indah., membuat orang yg mendengarnya bahagia.
    tak harus'a di nodai dengan kebencian.,

    ReplyDelete
  131. keren..keren!! sungguh inspiratif tulisannya :)
    setuju banget dengan pendapat ente bli. "marilah buat perubahan didunia dengan perbedaan." Itulah gunannya Bhineka Tunggal Ika dibuat. SALAM INDONESIA!!

    SUPPORT UR LOCAL!!!

    *PS: btw, bli, minta ijin, bolehkah saya copas ke blog saya tulisan ini? thx b4

    ReplyDelete
  132. pemikiran spt ini yg harusnya dimiliki para pemimpin dan tiap jiwa di bumi nusantara.
    dapat dimulai dalam bentuk respect kepada 1 band baru tetapi juga dapat menumbuhkan rasa tenggang rasa & menghargai adanya perbedaan dalam bermasyarakat.
    bravo!!

    ReplyDelete
  133. mantep bli...
    saya harap banyak outsiders seperti bli..
    merek saja baru kenal SID, semenjak SID udah jadi band besar...
    mereka gak kenal SID saat SID masih menjadi band ingusan...
    banyak yang bilang "gwa ni OutSIDers" tapi pas ditanyain lagu VOdkabilly mereka hanya diam....
    mereka yang hanya bisa berkata "Kami outsiders" tapi mereka gak lebih dari seekor "pecundang"....
    Bhineka Tunggal Ika Outsiders and Dorky...

    Salam

    Fans SID
    KEEP RESPECT

    ReplyDelete
  134. waw, melihat postingan anda, saya terharu gan :(
    2 jempol untuk anda :)
    saya mohon izin copas di fb, biar postingan anda ini di baca oleh osd dan ladyrose yg benci pada suatu band...
    keep posting brad :)

    ReplyDelete
  135. ujian untuk osd sejati..:)

    ReplyDelete
  136. Memang kIta sesama band haruz saLINg menghormatI dan menghargaI ..
    bayangkan apabILa sIsI kIta dI pee wee gaskIns .
    pastI kIta akan putus asa dan menangIs dan kIta pastI tak akan mao manggung LagI .
    bIarkan pWG MUKULI kIta Tp kIta takkan dendam karna cInta MENCINTAI DAMAI ..

    ReplyDelete
  137. itulah musik,tanpa adanya perbedaan musik gak akan berwarna ;)

    ReplyDelete
  138. nice post ! i'm proud to be outsiders :)

    ReplyDelete
  139. junjung tinggi perdamaian n jadilah diri sendiri, s.i.d berjaya terus dg karya2mu!!!

    ReplyDelete
  140. hampir 8 tahun saya d cuci otak oleh SID! :)

    ReplyDelete
  141. Gua terharu bacanya bro, memang tidak sepantasnya kita outsiders mencemooh, mencaci maki band lain hanya karena perbedaan genre, salut atas pemikirannya :)

    ReplyDelete
  142. Thx Bli....Perbedaan itu indah...
    tidak semua Outsider berpikiran picik dan anarkhis terhadap band lain seperti di PRJ...
    Kita juga membanggakan sebuah perbedaan dan bahkan kita mengharapkan outsiders bisa bersikap dewasa untuk memajukan Indonesia...
    Kita sepaham dengan tulisan anda,,,tapi kadang dendam pribadi di sangkut pautkan oleh segelintir orang yang akhirnya membawa di komunitas...itu yang sedang terjadi sekarang ini....terimakasih....cherrrsss

    ReplyDelete
  143. thnx bli... sy setuju skali...
    sekarang banyak osd yg hanya ikut2an... tnpa mengerti makna sesungguhnya dr ke-outsider-annya.

    ReplyDelete
  144. aku dorks.
    aku outsiders

    ReplyDelete
  145. jujur, saya pernah ngelemparin SID dengan sandal dulunya dan sekarang saya sangat menyukai SID dan menginspirasi saya dalam berkarya...
    cheers....

    whatever, Karena kita Muda, Beda, dan Berbahaya...
    satu kata yang tidak akan pernah saya lupa dari jerink
    "Educate your self to educate peoples, knwoledge is a king"

    ReplyDelete
  146. w sLah stu outsiders yg mnghadiri PRJ dr daerah CIVINANG ,w jg ngrasa akan sLah Lngkah saat acungkan jari tengah wat PWG sat sdg manggung !!! ...

    ReplyDelete
  147. setuju bli...
    hahaha.....

    ReplyDelete
  148. Party Dorkss !!

    asal kita sama2 menghormati satu sama lain ...
    Killmstreet ma SIDer's .. coll dah .. :D

    ReplyDelete
  149. gue cukup merasa resah dengan keadaan seperti ini,, gue secara pribadi "GAK SUKA" sama PWG tapi gue lebih ga suka dengan mereka yang suka menginjak-injak hak orang lain yang berjuang menjadi dirinya sendiri dengan alasan apapun..
    jadi kalo emang ga suka yaa cukup untuk diri sendiri aja ga perlu "MENYEBARKAN KEBENCIAN KEPADA ORANG LAIN" juga..

    oiya gue sangat setuju dengan isi artikel lo,, kecuali pada bagian ini : "Mereka baru-baru saja cinta, terbukti mereka sibuk menari liar menjadikan tubuh penonton lain sebagai samsak hanya berbekal sedikit lagu. Album Black Market Love, mereka seru berjingkat. Album Angels and Outsiders, apalagi! Namun begitu intro lagu Vodkabilly terdengar, mereka diam."

    karena gue ga baru baru suka (dan mungkin juga banyak dari kita yang ga baru baru suka juga),, walaupun mungkin belom selama lo dalam mengenal SID.. karena itu seakan akan lo juga udah men-judge seseorang berada dibawah lo,, walau mungkin lo ga punya niatan seperti itu..
    maaf ya kalo gue jadi mengkritik artikel lo,, tapi selebihnya gue sependapat,, gue sedang mencoba menyatukan outSIDers dan DORK (untuk outSIDers Depok udah mulai gathering bareng, sekitar sebulan sekali) :))
    KEEP YOUR REBEL,, CHEERS :)) mari kita lawan KEBENCIAN dengan CINTA di DADA :))

    ReplyDelete
  150. keren bos...biasa jujur harus diakui outsider ada juga yg alay...

    tetep semangat

    ReplyDelete
  151. angkat topi bro...
    begitulah seharusnya kita..saling menghormati walau berbeda....
    s.a.l.u.t.e...

    ReplyDelete
  152. aku sangat setuju dan suka dgn jiwa anda

    ReplyDelete
  153. pesan peasn yg di sampaikan bagus"

    ReplyDelete
  154. malam yang indah itu bro.. kasihan sansa sampai ngedown, bingung mau berkata apa saat manggung.

    Hardcore, punk, Oi, skeanhead, rudeboy sing with us because we're same...

    ReplyDelete
  155. or right bli gue setuju ama elu

    ReplyDelete
  156. kerenz bgt dech,,,

    ReplyDelete
  157. Bagus bngt kata"nya brad, gw sebagai Dork salut dgn sifat lo yg berjiwa besar itu :)
    Sukses trus buat SID, we are "Party Dork" :)

    ReplyDelete
  158. Tulisan yang garang nan penuh makna.
    Terus menulis ya :)

    ReplyDelete
  159. keren abis............

    gue setuju banget dengan kata2 mu ini..........

    ReplyDelete
  160. oke..
    Gua salut dgn anda..
    Gua dork, gua cinta damai,
    ga ada kata2 benci..
    Satukan hati kita..

    ReplyDelete
  161. canggih .. salutt ..

    ReplyDelete
  162. like this dah gan

    ReplyDelete
  163. bli, itulah yang terjadi dibangsa kita ini,, dimana kita meneriaki tentang nasionalisme, tetapi didepan kita berteriak tentang anarkisme.. tapi seharusnya kita yang mempunyai pola pikir untuk maju dan saling menghargai (fokusnya PWG n SID dibidang berkarya dalam lagu, harusnya tetap memberikan yang terbaik meskipun ada atau tidak ada yang melakukan hal yang sama seperti kita (ex : bli mengacungkan jari perdamaian, meskipun berada dilautan jari tengah.

    sama halnya yang dikatakan Bli JRX
    "... jangan bikin malu kami..."

    karna, kita yang memakai atribut SID, tetapi membuat onar atau bahkan yang sejenis dan berbahaya dan melanggar hukum, itu hanya akan membuat malu band yang dari dulu kita banggakan, mereka susah payah membuat perbedaan diantara band2 yang lainnya, tetapi kita mengapa menjatuhkan apa yang telah band kita dapatkan selama ini..

    kalo selama w membaca postingan bli, yang gw dengar sekarang "KITA VS MEREKA"

    gbu all, thanks dah baca komenannya.,,.

    ReplyDelete
  164. like your blog!

    ReplyDelete
  165. mantap bro!
    gw sepakat ama lo!
    gw jg ngikutin SID dari SMP dan orang2 itu emang "BARU" jadi outsiders...
    semoga mereka bisa sadar dan tidak mengganggu "kehidupan" band lain...

    ReplyDelete
  166. saje to bli...
    jani outSIDer dijadikan tameng untuk mencaci maki vand2 lain, mereka belum dewasa....belum menghayati bait demi bait lirik lagu SID... huh semoga saja pandangan masyarakat terhadap outSIDer tidak berubah,
    we are outSIDer...bhineka tunggal ika, in rock n roll ways,

    ReplyDelete
  167. salout.....i really2 like this

    pandangan seorang outsider sejati

    cheerssss bro

    ReplyDelete
  168. gw suka tulisan lo
    walaupun gw bukan OSD atau PWG
    salut gw brad ..

    ReplyDelete
  169. good article

    good intention

    keep writing dude :)

    ReplyDelete
  170. woooowww...

    Dewasa sekali beli..,,saluuuttt...

    ReplyDelete
  171. salut....gue juga dah dari ingusan ampe sekarang masih cinta SID...tapi gue juga cinta katA-kata loE....

    ReplyDelete
  172. Jadi tertegun baca tulisan ini,,
    Apa setiap orang yg suka SID, setiap orang yg mengagumi soekarno punya pemikiran yg sama ttg hdup?
    ya setidaknya dari tulisan ini,, saya jadi ingat seseorang,,rasanya kepribadiannya tidak jauh dari anda.

    ReplyDelete

Tinggalkan komentar sebagai name/url, dan tulis namamu disana...

They Said...

“Jangan menjadi orang ketiga di artikelmu. Jadi pemeran utamanya. Karena orang masuk ke sini ingin merasakan menjadi dirimu, dengan membaca artikelmu..." (Maha Dwija Santya)


“Jangan bikin kepalamu jadi perpustakaan..” (Svami Vivekananda & Bung Karno)

Persetan dengan uang, traffic, populer, dkk! Blog ini hanya tempat pribadiku untuk berteriak" (cakrabuana)

“suatu saat nanti, saya akan baca blog ini lagi dan berfikir: ini yang saya pikirkan saat itu..."

Komentar Terbaru!

Ikuti Blog Ini...